Yurigokoro (2017) merupakan film misteri yang disutradarai oleh Naoto Kumazawa. Dan merupakan adaptasi novel karya Mahokaru Numata, dengan j...

Ulasan Film Yurigokoro: Kisah Seorang Pembunuh yang Mencari Kedamaian Ulasan Film Yurigokoro: Kisah Seorang Pembunuh yang Mencari Kedamaian

Ulasan Film Yurigokoro: Kisah Seorang Pembunuh yang Mencari Kedamaian

Ulasan Film Yurigokoro: Kisah Seorang Pembunuh yang Mencari Kedamaian

Yurigokoro (2017) merupakan film misteri yang disutradarai oleh Naoto Kumazawa. Dan merupakan adaptasi novel karya Mahokaru Numata, dengan judul yang sama. Dengan menggabungkan elemen drama, misteri, dan keintiman, film ini menciptakan pengalaman sinematik yang mendalam. 


Penasaran apakah filmnya bagus? Atau cuma ingin tau pendapat dari kami? Silahkan simak pembahasan berikut ini!


1. Filosofi Hidup Ala Yurigokoro

Kisah akan dimulai dari sudut pandang Ryosuke dengan kehidupanya yang ideal, namun kesempurnaan itu berlahan pudar ketika dirinya dengan tidak sengaja menemukan buku harian misterius di lemari ayahnya yang tengah sakit keras.


Pada buku harian yang dibaca Ryosuke kita akan dibawa masuk ke dalam kisah hidup seorang pembunuh bernama Misako, yang kemudian mengenalkan pada kita tentang filosofi Yurigokoro. Menurut misako kecil, Yurigokoro adalah suatu hal yang dapat menyembunyikan hatinya di tempat paling aman dari dunia luar, sehingga dengan adanya Yurigokoro tersebut dirinya akan terhindar dari ketakutanya pada keramaian yang seakan tampak penuh dengan duri, dan mendapatkan kedamaian.


Awalnya Misako memilih sebuah boneka yang dia namai Yuriko sebagai Yurigokoro’nya. Namun seiring berjalanya waktu, kepribadian Misako makin tertutup dari lingkungan sosial, begitupula dengan Yurigokoro’nya yang makin tidak wajar. Dari yang awalnya tampak puas dengan hanya sebuah boneka mainan, kemudian berganti mengumpulkan serangga, hingga pada akhirnya mencapai titik dimana Yurigokoro’nya adalah sebuah pembunuhan.


Dengan kata lain Filosofi di balik "Yurigokoro" adalah eksplorasi tentang kompleksitas emosi manusia dan ketidakpastian hidup. Film ini menggambarkan bagaimana pengalaman dan trauma masa lalu dapat membentuk identitas seseorang dan mempengaruhi hubungan mereka dengan orang lain.


Selain itu, "Yurigokoro" juga menyentuh tema penemuan jati diri dan penerimaan. Karakter-karakter dalam film ini menghadapi pertanyaan-pertanyaan penting tentang siapa mereka sebenarnya, apa yang mereka inginkan, dan bagaimana mereka berhubungan dengan orang lain. Konflik internal dan eksternal yang mereka hadapi mencerminkan kompleksitas hubungan manusia dan perjuangan untuk menerima diri sendiri serta menerima orang lain dengan segala kekurangan dan luka mereka.


Film ini juga mengajukan pertanyaan tentang moralitas dan batasan-batasan yang kita hadapi dalam hidup. Karakter-karakternya dihadapkan pada situasi yang menguji integritas mereka, memaksa mereka untuk membuat pilihan yang sulit dan menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka. Ini menggambarkan betapa rumitnya dunia moral dan bagaimana keputusan-keputusan kita dapat membentuk takdir kita sendiri.


2. Kisah Cinta yang Indah

Salah satu hal yang menarik dari "Yurigokoro" adalah cara film ini menggambarkan hubungan antara Misako, karakter utama film, dengan Yosuke. Mereka terlibat dalam kisah cinta yang rumit dan terjalin dalam ketegangan emosional yang kuat. Perjuangan mereka untuk mencari makna dan kedamaian dalam hubungan mereka menambah dimensi yang mendalam dalam alur cerita. Konflik internal dan eksternal yang mereka hadapi, serta cara mereka berinteraksi satu sama lain, menciptakan drama yang kuat dan melibatkan penonton secara emosional.


Selain itu, film ini juga mengeksplorasi tema-tema universal seperti kehilangan, pengampunan, dan penerimaan dalam konteks hubungan. Melalui pertemuan karakter lain maupun perkembangan hubungan mereka, "Yurigokoro" memperlihatkan perjalanan emosional yang kompleks dan sering kali mengharukan. Hal ini memberikan kesempatan bagi penonton untuk terhubung dengan karakter-karakter tersebut dan merasakan berbagai nuansa cinta dan drama yang dihadirkan dalam film ini.


Di sisi lain penampilan akting yang dibawakan oleh Yuriko Yoshitaka sebagai Misako dan Yosuke yang diperankan oleh Ken'ichi Matsuyama mampu menghidupkan karakter-karakter mereka dengan nuansa emosional yang mendalam. Mereka berhasil menyampaikan ketegangan dan kompleksitas hubungan mereka melalui ekspresi wajah, gerakan tubuh, dan dialog yang kuat. Sehingga kisah cinta dan drama yang dibawakan dalam "Yurigokoro" bisa dikatakan indah Melalui perjalanan emosional karakter-karakternya dan konflik yang mereka hadap.


3. Ketika Karakter Melayang Tanpa Resepsi yang Pantas

Kematian adalah elemen yang penting dalam narasi film, dan penggambarannya dapat memiliki dampak emosional yang kuat bagi penonton. Dalam konteks "Yurigokoro", saya pribadi merasa bahwa kematian beberapa karakter di beberapa adegan penting terasa terlalu sederhana, dan bahkan tampak seperti dipermudah dalam pengembangan cerita. 


Hal tersebut sebenarnya cukup fatal, karena pada dasarnya penggambaran kematian yang terlalu simpel di suatu film menurut saya pribadi dapat mengurangi kesempatan untuk memperdalam kisah suatu karakter yang ada pada film. Sehingga ketika karakter-karakter yang mati tidak memiliki pengembangan karakter yang memadai atau tidak memiliki hubungan yang kuat dengan alur cerita, maka kematian mereka mungkin terasa kurang berarti atau tidak memiliki dampak emosional yang mendalam bagi penonton.


Dalam beberapa kasus, kematian yang terlalu sederhana juga dapat menjadi kekurangan dalam membangun ketegangan atau kejutan dalam cerita. Penonton mungkin merasa bahwa kematian tersebut terjadi secara tiba-tiba atau tanpa penjelasan yang memadai, sehingga mengurangi rasa keterhubungan dan pemahaman mereka terhadap alur cerita.


4. Kesimpulan Oleh Penulis

Terlepas dari penggambaran kematian dalam "Yurigokoro" yang saya anggap sebagai kekurangan fatal dalam pengembangan cerita, film ini mampu menghadirkan kisah cinta dan drama yang indah. Dinamika emosional yang rumit antara karakter-karakternya juga dapat menciptakan perasaan intensitas dan ketegangan yang melibatkan unsur-unsur cinta dan drama. Penampilan akting yang mengesankan dari para pemain utama berhasil menghidupkan karakter-karakter mereka dengan nuansa emosional yang mendalam.


Dalam skala penilaian yang jujur, saya memberikan skor 7/10 untuk film "Yurigokoro". Meskipun film ini memiliki kekurangan dalam pengembangan cerita dan penggambaran kematian yang terlalu sederhana, saya rasa dengan kisah cinta dan drama yang dihadirkan mampu menarik perhatian penonton. Penampilan akting yang kuat dan tema-tema universal yang diangkat dalam film ini memberikan pengalaman menonton yang mengesankan. Meski tidak sempurna, "Yurigokoro" masih memberikan kesan yang layak untuk dinikmati oleh penggemar genre ini.


0 Reviews: